Senin, 21 Mei 2012

Buah Merah dan Manfaatnya

0 komentar
Apa itu Buah merah?

Pernah mendengar nama buah merah? Buah Merah adalah sejenis buah tradisional dari Papua. Oleh masyarakat Wamena, Papua, buah ini disebut kuansu. Nama ilmiahnya Pandanus Conoideus Lam karena tanaman Buah Merah termasuk tanaman keluarga pandan-pandanan dengan pohon menyerupai pandan, namun tinggi tanaman dapat mencapai 16 meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri setinggi 5-8 m yang diperkokoh akar-akar tunjang pada batang sebelah bawah.

Kultivar buah berbentuk lonjong dengan kuncup tertutup daun buah. Buah Merah sendiri panjang buahnya mencapai 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3 kg. Warnanya saat matang berwarna merah marun terang, walau sebenarnya ada jenis tanaman ini yang berbuah berwarna coklat dan coklat kekuningan.

Minggu, 04 Maret 2012

Manfaat Pepaya Bagi Tubuh

0 komentar
Kita pasti mudah mendapatkan pepaya. Buah yang murah meriah ini, tidak hanya buahnya saja yang dapat dimanfaatkan, tetapi semua bagian dari pepaya memiliki khasiat bagi tubuh.

Menurut VN Villegas dalam tulisannya yang dimuat Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 2: Buah-buahan yang Dapat Dimakan, sekitar 60 persen buah pepaya yang masak dapat dimakan. Setiap 100 gram pepaya rata-rata mengandung 86,6 gram air, 0,5 gram protein, 0,3 gram lemak, 12,1 gram karbohidrat, 0,7 gram serat, 0,5 gram abu, 34 mg kalsium, 11 mg fosfor, 1 mg besi, 3 mg kalium, 450 mg vitamin A, 74 mg vitamin C, 0,03 mg tiamina, 0,5 mg niasina, dan 0,04 mg riboflavin. Nilai energinya 200 kJ/100 gram serta kandungan gula utamanya adalah sukrosa (48,3 persen), glukosa (29,8 persen), dan fruktosa (21,9 persen)

Selain sebagai buah yang bisa diperoleh sepanjang tahun, pepaya juga digunakan untuk bahan rujak, minuman penyegar, agar-agar, selai, kue, dan buah beku. Di Jawa, bunga pepaya juga banyak dijadikan manisan dan daun mudanya untuk lauk atau jamu. Karpaina, semacam alkaloid yang terkandung dalam pepaya dapat digunakan untuk mengurangi gangguan jantung, obat anti-amuba, dan obat peluruh kencing.

Minggu, 26 Februari 2012

Buah-Buahan Yang Mengandung Serat Tinggi

0 komentar
Selain sayuran yang banyak mengandung serat, buah-buahan juga mengandung serat. Berikut buah-buahan yang mengandung serat tinggi :

Tomat

Tomat termasuk buah berserat tinggi dengan kadar 4,2 gram per 100 gram bahan. Tomat dikenal dengan kandungan likopen (zat warna merah tomat) yang mampu mencegah kanker prostat. Karena itu, kaum adam lebih dianjurkan mengonsumsi tomat secara rutin (setiap hari) agar tidak terkena kanker prostat.

Zat gizi lainnya yang terdapat dalam tomat adalah provitamin A, vitamin C, vitamin B1, dan asam sitrat. Zat gizi dalam tomat berkhasiat untuk mencegah kanker prostat, menurunkan tekanan darah, membantu pembentukan glikogen dalam hati, mencegah usus buntu, mencegah terjadinya penggumpalan darah, mencegah gusi berdarah, mengatasi masalah kegemukan, membersihkan darah dan hati, serta mencegah terjadinya rabun senja.

Tomat juga bermanfaat untuk manjaga kesehatan hati dengan cara menyeimbangkan fungsi hati. Selain itu, tomat juga bisa meningkatkan nafsu makan sehingga bisa mengobati penyakit anorexia (tidak nafsu makan).

Minggu, 19 Februari 2012

Manfaat Buah Berdasarkan Warnanya

0 komentar
Buah memang berwarna warni, selain menarik perhatian dan minat untuk mengkonsumsinya, buah juga ada manfaatnya masing-masing berdasarkan warnanya. Berikut uraiannya :
 
Warna Merah

Warna sayuran dan buah-buahan yang berwarna merah mengandung banyak pigmen yang berguna untuk melawan penyakit dan likopen, zat yang berperan menjaga kesehatan sel dan mampu mengurangi resiko kanker. Seperti: buah tomat, buah strawberry, buah semangka, buah apel, buah cranberry, buah cherry, buah anggur merah, buah bit, dan buah paprika merah. Sedangkan yang mengandung oksidan paling tinggi adalah buah strawberry, buah cranberry, buah cherry, buah anggur merah, buah bit, dan buah paprika merah.

Minggu, 12 Februari 2012

Buah Untuk Kesehatan

0 komentar
Buah tidak hanya berfungsi sebagai bahan makanan saja, tetapi juga bisa digunakan sebagai perawatan tubuh. Di zaman sekarang sebenarnya sudah banyak produk perawatan tubuh yang diproduksi perusahaan kosmetik. Tetapi kita juga tahu efek dari penggunaan bahan kimia pada kulit tidak baik. Oleh karenanya penggunaan buah merupakan salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek buruk tersebut.

Berikut buah yang dapat digunakan yang bisa digunakan untuk kesehatan kulit :

Minggu, 05 Februari 2012

Duku dan Manfaatnya

0 komentar
Duku adalah tumbuhan identitas Provinsi Sumatera Selatan

Duku adalah nama umum dari sejenis buah-buahan anggota suku Meliaceae. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara sebelah barat ini dikenal pula dengan nama-nama yang lain seperti langsat, kokosan, pisitan, celoring dan lain-lain dengan pelbagai variasinya. Nama-nama yang beraneka ragam ini sekaligus menunjukkan adanya aneka kultivar yang tercermin dari bentuk buah dan pohon yang berbeda-beda.

Jenis-jenis Duku

Jumat, 20 Januari 2012

Buah Delima dan Manfaatnya

0 komentar
Delima adalah tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5-8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, namun telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Buah delima telah beribu tahun digunakan sebagai makanan. Setelah mempelajari berbagai sumber teks kuno, para ahli berteori bahwa buah delima mungkin adalah “apel” yang tumbuh di Taman Eden. Nama latin delima, Punica granatum, berarti buah apel yang banyak bijinya.
Obat Tradisional
Selain sebagai makanan, manfaat kesehatan delima telah dikenal dan digunakan luas di banyak budaya. Penggunaan yang paling terkenal di seluruh dunia adalah sebagai obat cacing usus (sari akarnya). Dalam Papyrus Ebers tertanggal 1530 SM, ramuan akar delima tercatat sebagai obat parasit usus, penggunaan yang terus berlanjut sampai sekarang. Dalam Ayurveda (pengobatan tradisional India), delima disebut sebagai zat yang berefek mendinginkan, terutama pada sumsum, darah dan saraf. Seorang dokter Yunani abad ke-2 bernama Soranus, penulis awal ginekologi dalam sejarah kuno, menyebutkan biji delima sebagai kontrasepsi oral dan supositoria vagina, dalam karyanya mengenai lima resep pemanfaatan buah delima. Penulis lain seperti Hippocrates, Dioscorides, dan Ibnu Sina telah menjelaskan penggunaan biji delima untuk mencegah konsepsi. Hari ini, biji delima masih digunakan sebagai kontrasepsi rakyat di beberapa wilayah Afrika.

Manfaat Delima

 
Powered by Blogger. Theme Design by Web Development and SEO UK.